RESEP KUE WINGKO BABAT

Emm ntar sore mau buat kue wingko Yummi… 🙂

yummi…

Tahukah kamu sebenarnya dari manakah kue Babat berasal ? Mungkin kebanyakan orang mengenal kue babat sebagai makanan khas semarang. Namun sebenarnya Kue babat berasal dari daerah Lamongan, Jawa Timur. Lalu mengapa bisa menjadi makanan khas Semarang? Ini diawali pada tahun 1949, pada tahun itu terjadi kerusuhan Desa Babat, Kabupaten Lamongan (yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro). karena terjadi kerusuhan salah satu keluarga dari desa Babat (yang mengerti resep kue wingko babat)  pergi mengungsi ke Semarang dan menjual makanan wingko.

Ketika si penjual ditanya oleh pembeli, apakah nama kue ini, Si penjual mengatakan “ini Wingko Babat”, sejak saat itulah Kue Wingko Babat menjadi nama makanan dan populer sebagai salah satu makanan khas Semarang.

Tertarik ingin mencoba membuat kue wingko babat? silahkan ketahui cara membuat kue wingko babat di bawah ini. Soal bahannya jangan khawatir, karena bahan-bahan untuk membuat Kue WIngko babat ini mudah didapatkan.

Resep Kue Wingko babat

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kue wingko babat khas semarang adalah sebagai berikut :
Tepung ketan 500 gram
tepung kanji 50 gram
gula pasir 350 gram
santan kental dari satu butir kelapa 250 ml
Kelapa setengah matang 350 gram (kupas, diparut memanjang)
margarin 1 sendok makan
daun pandang 1 lembar (disimpulkan)
garam halus 1/2 sendok teh
pasta vanili atau vanili bubuk 1/2 sendok teh
daun pisang atau kertas minyak untuk alas

Bahan Olesan wingko babat
kuning telur 2 butir
margarin 1/2 sendok makan

Setelah bahan-bahan untuk membuat kue wingko babat di atas terkumpul, sekarang saatnya membuat kue wingko babat dengan panduan di bawah ini :

1. Rebus santan, gula pasir, garam dan daun pandan sampai mendidih. Pastikan sampai mendidih dan tekstur agak mengental.

2. Di tempat terpisah, campur tepung ketan, tepung kanji, kelapa parut, margarin dan vanili kemudian aduk rata. Setelah rata, tambahkan rebusan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk-aduk sampai kalis dan berminyak.

 

3. Siapkan loyang yang telah dialasi dengan kertas minyak atau daun pisang. Setelah loyang siap, tuang adonan wingko tadi di atas loyang, lalu ratakan.

 

4. Panggan dengan oven dengan suhu 160 derajat celcius selama 20 menit, setelah 20 menit keluarkan kue dari oven, olesi permukaan kue wingko babat dengan bahan olesan. Setelah diolesi, panggang lagi selama 25 menit atau sampai kue wingko babat benar-benar matang dan berwarna kuning kecokelatan. Setelah matang, angkat kue tersebut kemudian dinginkan.

 

5. Setelah kue wingko babat dingin, potong-potonglah kue menjadi beberapa bagian, kemudian bungkus dengan kertas minyak atau plastik.

 

Itulah penjelelasan mengenai resep kue wingko babat, semoga resep kue di atas bisa kamu praktekkan. Dan menghasilkan kue wingko babat yang enak dan disukai banyak orang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s